• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Sistem pendidikan islam
 

Sistem pendidikan islam

on

  • 5,032 views

 

Statistics

Views

Total Views
5,032
Views on SlideShare
5,030
Embed Views
2

Actions

Likes
0
Downloads
108
Comments
1

1 Embed 2

http://hasmankapten.blogspot.com 2

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

11 of 1 previous next

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Sistem pendidikan islam Sistem pendidikan islam Presentation Transcript

    • Sistem Pendidikan Islam
    • PENDAHULUAN
      Jika kita mau menengok wajah Indonesia...
      Tentu kita akan menangis..
      Di sebuah negeri yang super kaya dengan sumber daya alam yang sangat melimpah ruah
      Mengapa banyak penduduknya yang mati kelaparan..?
      Sungguh sangat tragis dan ironis..
      Prof Budi Winarno bahkan sudah sampai memberikan predikat Indonesia sebagai negara gagal (failed state)
      Hampir dalam semua aspek kehidupan di negeri ini telah dinilai gagal
      Padahal sudah 65 tahun merdeka
      Lantas apa yang dijadikan sebagai kambing hitam atas semua kegagalan ini?
      Apakah pendidikannya?
    • WAJAH PENDIDIKAN
      Ternyata wajah pendidikan kita sampai saat ini masih sangat menyedihkan
      Padahal tantangan internal dan tantangan global kita sudah semakin berat
      Jika kita masih berharap pada pendidikan kita, maka kita akan dihadapkan pada 2 piihan:
      Apakah pendidikan kita akan mencetak manusia yang dapat menjadikan bangsa ini menjadi bangsa pemimpin dunia? Atau
      Akan mencetak manusia yang akan menjadikan bangsa ini sebagai bangsa budak, kuli atau jongos?
    • MENFORMAT PENDIDIKAN
      Jika kita memilih pilihan yang pertama, maka kita harus meninjau ulang format ilmu yang selama ini telah diberikan dalam sistem pendidikan kita
      Jika kita mau meninjau secara lebih mendalam, maka akan kita temukan bahwa masih ada yang kurang dalam tingkatan ilmu yang ada dalam pendidikan kita
      Apa yang kurang?
      Sesungguhnya sistem pendidikan kita hanya mengajarkan ilmu pengetahuan sampai tingkatan 3 saja
      Sesungguhnya sistem pendidikan kita harus mengajarkan ilmu pengetahuan sampai tingkat 6
    • TINGKATAN KEILMUAN KE 1
      Tingkatan keilmuan ke 1 ini merupakan tingkatan keilmuan yang paling dasar dari tingkatan keilmuan yang akan diberikan dalam sistem pendidikan kita
      Ciri utama dari materi keilmuan dalam tingkatan ini adalah akan memberikan kemampuan kepada anak didik untuk mampu mengidentifikasi obyek yang dapat terindera secara langsung
      Ilmu pengetahuan dasar tersebut dapat diperoleh dengan memanfaatkan unsur dalam berfikir :
      1. Adanya fakta yang terindera
      2. adanya indera-indera
    • 3. Adanya otak
      4. Adanya maklumat sebelumnya
      Jika manusia sudah mampu mengindera berbagai fakta, kemudian mampu mengkaitkan dengan maklumat yang sudah ada dalam otaknya, maka dia dapat dikatakan sudah mencapai tingkatan keilmuan 1 ini
      Misalnya dia sudah mengenali apa itu meja, apa itu kursi, apa itu buku, apa itu pensil, dll, maka dia sudah lulus tingkatan keilmuan ke 1 ini
    • TINGKATAN KEILMUAN KE 2
      Materi keilmuan tingkatan ke 2 ini akan memberikan kemampuan kepada anak didik untuk mampu mengidentifikasi obyek yang tidak dapat terindera secara langsung oleh manusia
      Obyek yang ghaib tersebut dapat meliputi
      1. Sesuatu yang tersembunyi
      2. Suatu kejadian dimasa lampau
      3. Meramalkan kejadian dimasa datang
      Untuk memperoleh pengetahuan tersebut diperlukan suatu riset dan penelitian dengan menggunakan metodologi tertentu
      Metodologi untuk memperoleh ilmu dalam tingkatan 2 ini kemudian dikenal dengan metode ilmiah
      Ilmu pengetahuan yang diperoleh dapat digolongkan dalam kelompok ilmu murni (pure science)
      Misalnya adalah ilmu kimia, ilmu biologi, ilmu fisika, ilmu matematika, dll
    • TINGKATAN KEILMUAN KE 3
      Tingkatan keilmuan ini merupakan tingkiatan keilmuan tertinggi yang dapat dicapai dalam dunia pendidikan kita
      Walaupun peringkat kuliahnya sanpai tingkat S1, S2 maupun S3
      Tingkatan keilmuan ini akan memberikan kemampuan kepada anak didik untuk mampu memanfaatkan produk pengetahuan yang diperoleh dari tingkatan 2
      Pemanfaatanya adalah dalam bentuk proses perekayasaan (enginering) terhadap ilmu-ilmu murni untuk menjadi produk-produk yang memiliki nilai guna yang lebih tinggi bagi manusia
    • Ilmu pengetahuan yang diperoleh dalam tingkatan ini dapat digolongkan ke dalam kelompok ilmu-ilmu terapan (applied science)
      Contohnya adalah teknik mesin, teknik elektro, teknik kimia,, kedokteran, pertanian, peternakan, dst
      Dalam khasanah ilmu2 sosial antara ilmu murni dan ilmu terapan biasanya tercampur dan tidak ada pemisahan yang jelas
      Misalnya pada ilmu ekonomi, ilmu politik, ilmu psikologi, dst
    • DAMPAK YANG DITIMBULKAN
      Sesungguhnya, produk pendidikan yang hanya sampai tingkatan ke 3 hanya akan menghasilkan manusia2 tukang atau kuli yang siap untuk dimanfaatkan oleh para pemesanya
      Dari kelompok ilmu kealaman (eksakta), manusia produk ini akan menguasai berbagai teori tentang rahasia alam, kemudian mereka juga akan mampu untuk mengeksplorasi dan mengeksploitasinya, namun tetap harus mengikuti kehendak pemesanya.
      Dari kelompok ilmu sosial,mereka juga akan menguasai berbagai teori sosial, kemudian mereka juga akan mampu untuk memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan sosial maupun melakukan perekayasaan sosial, namun juga tetap harus mengikuti keinginan dan kehendak dari pemesannya
      Nah, siapakah para pemesan-nya tersebut?
      Tidak lain adalah kaum penjajah yang masih mencengkeramkan kukunya di negeri ini, namun dalam bentuk penjajahan yang baru
    • PENJAJAHAN MODEL BARU
      Apa bentuk penjajahan model baru itu?
      Bentuk penjajahan model baru tidak mengharuskan penjajahnya datang dengan membawa senjata dan tentara ke negeri jajahannya
      Penjajahan model baru cukup hanya membawa modal besar dalam bentuk kertas2 dolar, euro, pounsterling dst. Untuk membeli segenap kekayaan sumberdaya alam, BUMN/BUMS yang sudah diobral murah oleh pemiliknya maupun oleh pemerintahnya.
      Padahal kita semua tahu bahwa kertas2 uang tersebut tidak ada nilainya sama sekali, karena uang kertas tersebut dicetak dengan tanpa ada logam mulia yang digunakan sebagai penjaminya.
      Itulah bentuk penjajahan model baru
    • APA ARTINYA
      Produk pendidikan kita tidak pernah menghasilkan manusia yang faham dengan apa yang harus dikerjakan (tidak mandiri)
      Sebanyak apapun pakar yang dihasilkan, baik S1, S2 maupun S3, tetap hanya sebagai tukang trampil, yang siap untuk dipekerjakan
      Sistem pendidikan model seperti ini hanya akan menyebabkan bangsa ini mudah untuk menjadi bangsa yang terjajah
      Yang bisa dilakukan dari produk pendidikan model ini hanya akan mengikuti agenda dan arahan dari para penjajahnya saja
    • BAGAIMANA SEHARUSNYA
      Sistem pendidikan yang diberikan kepada anak didik kita seharusnya tidak hanya terhenti pada pemberian ilmu ditingkatan ke 3 saja
      Sistem pendidikan kita seharusnya dilanjutkan untuk mencapai tingkatan keilmuan ke 4, 5 dan ke 6
      Tercapainya tingkatan keilmuan tersebut diharapkan dapat memaksimalkan potensi intelektualitas yang dimiliki manusia
      Anak didik kita diharapkan benar2 akan dapat menjadi manusia mandiri dan tidak mudah untuk dikendalikan oleh kaum penjajah
      Anak didik kita diharapkan benar2 menghasilkan manusia yang handal, mampu bangkit dan mampu mengangkat harkat dan martabat negeri ini dari lembah keterpurukan
      Bahkan diharapkan juga akan mampu menghasilkan anak didik yang dapat menjadikan negeri ini menjadi negeri yang unggul, mulia sekaligus menjadi pemimpin dunia
    • TINGKATAN KEILMUAN KE 4
      Sistem pendidikan yang akan digunakan untuk mencapai tingkat keilmuan ke 4 tidak hanya memberi ilmu kepada anak didik untuk mampu mengkeksploitasi alam dan sosial saja
      Sistem pendidikan yang memberikan ilmu tingkatan ke 4 harus dimulai dengan mengajak peserta didik untuk mau memikirkan tentang hakikat dan eksistensi dari kehidupannya
      Ilmu tentang hakikat dan eksistensi kehidupan di dunia ini tidak lain adalah ilmu yang berisi tentang pemikiran-pemikiran yang berkaitan dengan 3 pertanyaan yang paling mendasar dari manusia, yaitu:
      1. Apa sesungguhnya tujuan dari kehidupan di dunia ini?
      2. Darimana sesungguhnya asal muasal dari kehidupan di dunia ini?
      3. Sesungguhnya akan kemana setelah kehidupan didunia ini
    • Sistem pendidikan yang ideal harus mampu membantu memberikan jawaban yang benar terhadap ketiga pertanyaan yang paling mandasar dari manusia tersebut
      Jika anak didik sudah mendapatkan jawaban yang benar dari ketiga pertanyaan diatas, maka anak didik tersebut dapat dikatakan telah memiliki aqidah
    • JAWABAN DARI HAKIKAT KEHIDUPAN INI
      Jika proses pendidikan yang diberikan dibangku sekolah benar2 obyektif dan ilmiah, maka:
      Jawaban dari ketiga pertanyaan yang mendasar dari seluruh manusia tersebut tidak mungkin lebih dari saru
      Sebab, jawaban dari ketiga pertanyaan tersebut bersifat hitam-putih tidak mungkin bersifat abu-abu
      Contohnya: kemungkinan jawaban terhadap pertanyaan tentang darimana asal muasal dari kehidupan ini hanyalah salah satu dari dua kemunkinan, yaitu:
      1. Kehidupan ini ada Penciptanya, atau
      2. Kehidupan ini tidak ada Penciptanya
      Tidak ada alternatif yang ke 3
    • Demikian juga, kemungkinan jawaban terhadap pertanyaan tentang apa tujuan dari kehidupan ini, hanya ada 2 kemungkinan, yaitu:
      1. Tujuan hidup ini harus tunduk pada apa2 yang telah ditentukan oleh Sang Pencipta, atau
      2. Manusia bebas untuk membuat tujuan hidupnya sendiri
      Termasuk terhadap pertanyaan tentang akan kemana setelah kehidupan dunia ini, maka kemungkinan jawabanya adalah:
      1. Setelah kehidupan ini akan ada kehidupan lagi di akhirat, atau
      2. Kehidupan di dunia ini adalah kekal dan tidak akan ada hari kiamat
      Mana jawaban yang benar?
    • JAWABAN YANG BENAR
      Tugas dari sekolah harus benar2 dapat menuntun kepada anak didik untuk dapat memperoleh jawaban benar secara ilmiah dan obyektif dari ketiga pertanyaan diatas
      Sekali lagi jawaban yang benar hanyalah satu, sebab tidak mungkin ada 2 hal yang bertentangan, kedua2nya akan sama2 benar
      Hanya orang gila yang akan bisa menerima kemungkinan itu
      Jika proses pendidikannya benar2 berjalan secara ilmiah dan benar2 menggunakan rasio akalnya secara sehat dan jernih, maka:
      Jawaban yang pasti benar dan dapat diterima oleh semua akal manusia hanyalah jawaban yang berasal dari aqidah Islam
      Tidak ada jawaban benar yang lain, selain dari aqidah Islam
      Bisa membuktikannya?
    • JAWABAN DARI AQIDAH ISLAM
      Jawaban dari aqidah Islam tersebut adalah:
      1. Asal muasal dari kehidupan ini adalah : ada Penciptanya dan Pencipta tersebut bernama Allah SWT
      2. Tujuan dari kehidupan di dunia ini adalah : harus tunduk pada Al Quran dan As Sunnah
      3. Setelah kehidupan di dunia ini adalah : ada kehidupan lagi yang kekal yaitu kehidupan di akhirat dan manusia akan dimintai pertanggungjawaban terhadap tuntunan kehidupan yang telah diturunkan Allah SWT. Bagi mereka yang lulus akan masuk surga dan yang gagal masuk neraka
      Dengan demikian, jika ada orang yang mengatakan bahwa semua agama itu benar..
      Bagaimana pendapat anda?
    • DARI JAWABAN YANG TELAH DI DAPAT
      Jika anak didik telah berhasil dibantu untuk menemukan jawaban yang benar tentang hakikat kehidupan ini, maka
      Dalam diri anak didik tersebut akan mempunyai pandangan hidup yang khas dalam kehidupannya, yaitu aqidah Islamiyah
      Pandangan hidup yang khas inilah yang nantinya akan senantiasa mengendalikan kehidupannya, mengendalikan pemikiran2nya, termasuk juga perasaannya
      Dari pandangan hidup ini pulalah nantinya akan terpancar segenap pemikiran2 yang lebih besar dan lebih luas darinya
    • TINGKATAN KEILMUAN KE 5
      Jika anak didik telah mencapai tingkatan keilmuan ke 4, maka harus dilanjutkan pada tingkatan keilmuan ke 5
      Mengapa?
      Sebab, tingkatan keilmuan ke 5 ini merupakan manifestasi dari pemikiran tingkat keilmuan ke 4
      Manifestasi tersebut tidak lain adalah terpancarnya pemikiran dan keilmuan yang khas dari pandangan hidup tersebut
      Pancaran pemikiran dan keilmuan tersebut akan meliputi:
      1. Adanya gambaran yang khas dan jelas tentang pengaturan yang benar terhadap kehidupan manusia di dunia ini
      2. Gambaran pengaturan kehidupan tersebut meliputi: sistem pemerintahan, sistem ekonomi, sistem pendidikan, sistem sosial, sissem pidana, dst
      Ilmu yang mencakup 2 hal tersebut selanjutnya biasa disebut dengan mabda Islam
      Jika aqidahnya adalah aqidah Islam, maka ideologi yang terpancar darinya adalah ideologi Islam
    • IDEOLOGI ISLAM
      Dengan demikian ilmu-ilmu yang harus diberikan pada tingkatan ke 5 ini tidak lain adalah:
      1. Sistem Pemerintahan Islam
      2. Sistem ekonomi Islam
      3. Sistem pendidikan Islam
      4. Sistem pidana Islam
      5. Sistem sosial Islam
      6. Politik luar negeri Islam
      Oleh karena itu, paling tidak ada 6 jenis ilmu seperti diatas yang wajib diberikan kepada anak didik yang sudah berada di tingkatan keilmuan ke 5
      Jika anak didik sudah menguasai ke 6 jenis ilmu ini, maka anak didik kita dapat dikatakan sudah memiliki bekal penguasaan terhadap ideologi Islam
    • PRODUK YANG DIDAPAT
      Anak didik yang telah memiliki tingkatan keilmuan ke 5 yaitu penguasaan terhadap Ideologi Islam, diharapkan benar2 akan menjadi manusia yang mandiri
      Anak didik dalam tingkatan keilmuan ini akan menjadi manusia yang tahu persis tentang apa yang harus dilakukan untuk mengelola negeri ini secara benar
      Benar dalam arti pengaturan dan pengelolaan yang benar2 sesuai dengan pandangan hidup yang telah dimilikinya tsb
      Produk yang didapat dari tingkatan keilmuan ini adalah manusia2 yang kebal dari ancaman terjadinya penjajahan
      Produk tingkatan keilmuan ke 5 ini juga akan memberikan pada anak didik untuk mampu mempertahankan,mengembangkan dan menyebarluaskan segenap ideologi Islam yang telah diyakininya tsb
    • TINGKATAN KEILMUAN KE 6
      Jika anak didik telah mencapai tingkatan keilmuan ke 5, maka tingkatan keilmuan harus dilanjutkan sampai tingkatan keilmuan ke 6
      Tingkatan keilmuan ke 6 ini juga merupakan manifestasi dari tingkatan keilmuan sebelumnya, yaitu tingkatan keilmuan ke 5
      Tingkatan keilmuanke 6 ini adalah tingkatan keilmuan yang akan memberikan kemampuan pada anak didik untuk dapat memecahkan segenap problema yang akan muncul dari tingkatan keilmuan ke 5
      Dengan demikian, tingkatan keilmuan ke 6 ini akan memberikan pada anak didik untuk menguasai suatu metode pemecahan dari problematika kehidupan secara khas
      Metode pemecahan yang khas tidak lain adalah metode pemecahan yang sesuai dengan aqidah Islam yaitu metode ijtihad
    • KEMAMPUAN BERIJTIHAD
      Anak didik yang telah menguasai perangkat keilmuan untuk berijtihad inilah yang merupakan sosok manusia ideal yang akan mampu dilahirkan oleh produk pendidikan dalam tingkatan ini
      Dengan demikian, anak didik yang mencapai keilmuan tingkatan ke 6 ini tidak hanya menjadi manusia yang hanya mampu menggambarkan bagaimana pengaturan kehidupan bermasyarakat dan bernegara yang khas menurut Islam, akan tetapi:
      Anak didik tersebut benar2 memiliki kemampuan untuk menyelesaikan dan memecahkan setiap masalah yang akan muncul dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara tsb
      Sekali lagi, metode pemecahannya adalah dengan sebuah metode yang khas, yaitu: metode berijtihad
    • PENUTUP
      Sistem pendidikan yang sampai pada tingkatan keilmuan ke 6 inilah pendidikan yang paling ideal yang seharusnya diberikan kepada anak didik kita
      Produk pendidikan yang dihasilkan dari sistem pendidikan model ini diharapkan akan mampu mencetak manusia yang sejati, mandiri dan tidak mudah unttuk diperbudak oleh kaum penjajah
      Produk sistem pendidikan model ini diharapkan juga akan mempunyai kemampuan untuk mempertahankan kehormatan dan harga diri negerinya, sekaligus akan mampu menyebarkan rahmatnya bagi semesta alam
      Model dari sistem pendidikan yang akan memberikan tingkatan keilmuan yang sampai pada peringkat 6 ini tidak lain adalah Sistem Pendidikan Islam
    • Referensi : Dwi Condo Triono, Ilmu Retorika untuk Menggunjang Dunia, Irtikaz 2009
      JazakallahuKhairan
      Suwartono SIP
      Owner : mabdaislam.com
      Bergabung segera di program
      E-PSQ Training Online
      mabdaislam.com